Ayo Kanca Ngayahi Karyane Praja

Kerja bakti warga Desa Tamansari Mranggen Demak membersihkan lingkungan dan mempercantiknya dengan menanami bunga di bahu jalan.

 

 

Ayo kanca ngayahi karyane praja” merupakan larik pertama tembang berjudul “gugur gunung”. Di dalam lagu Jawa itu terpatri semangat dan semburat optimisme ketika seluruh warga bersatu dalam membangun desa—lingkup kecil dari negara.

Lagu itu merupakan satu di antara beberapa karya fenomenal seniman Jawa Tengah, Ki Narto Sabdo. Liriknya sangat melodius untuk menggugah semangat saling membahu dalam menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama. Tentu yang diselesaikan yaitu  pekerjaan yang sifatnya menjadi tanggung jawab setiap warga.

Kerja bakti warga Desa Tamansari Mranggen Demak membersihkan lingkungan dan mempercantiknya dengan menanami bunga di bahu jalan.

 

Untuk itu mari kita simak liriknya. Bagi yang belum tahu cengkok aransemennya, boleh kok dibaca begitu saja. Ha ha….

Ayo kanca ayo kanca ngayahi karyane praja (Marilah kawan mengerjakan tugas negara)

Kene-kene-kene-kene gugur gunung tandang gawe (Kemarilah bahu-membahu untuk bekerja)

Sayuk-sayuk rukun bebarengan ro kancane (Menyatu, rukun bersama-sama dengan kawan)

Lila lan legawa kanggo mulyaning negara (Bekerja dengan ikhlas untuk kejayaan negara)

Siji loro telu papat maju papat-papat (Satu dua tiga empat – aba-aba – maju empat-empat)

Diulang-ulungake mesthi enggal rampunge (Dilakukan secara estafet agar  pekerjaan  segera selesai)

Holobis kontul baris holobis kontul baris (aba-aba)

Holobis Kontul baris holobis kontul baris (aba-aba)

Bagaimana, sudah dibaca liriknya? Pahamkan? Lha wong ada terjemahannya dalam Bahasa Indosia gitu kok.

Mari bersama-sama kita coba urai makna mendalam dari tembang di atas. Tentu tidak lain artinya yaitu untuk saling bersama-sama tanpa ada rasa iri dalam menyelesaikan persoalan desa. Konkretnya, ketika lingkungan di sekitar tempat tinggal kotor, siapa yang bertanggung jawab? Pastinya seluruh warga. Untuk menyelesaikannya yaitu dengan gugur gunung atau kerja bakti. Bagi kalian yang punya tafsir lain atas tembang di atas, silakan. Bebas kok. Ha ha…

Nha, dalam hal ini Pemerintah Desa (Pemdes) Tamansari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak sudah mempraktikkannya. Kerja bakti serentak guna membersihkan lingkungan di sekitar tempat tinggal senantiasa dilakukan secara rutin. Komandonya tentu pemerintah desa. Warganya pun serentak mengikutinya. Sementara perangkatnya tidak tinggal diam. Mereka ikut menyatu dalam balutan kebersamaan dengan warga yang memegang cangkul, sabit, atau peralatan lainnya.

Perlu diketahui, gugur gunung merupakan bagian dari kearifan budaya kita. Di tengah kencangnya arus modernisasi, jangan sampai budaya itu hilang tergerus keyboard gadget. Sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah desa untuk selalu nguri-nguri. Sedangkan warga juga harus turut serta.

Mari bersama-sama bekerja untuk kebaikan desa. Layaknya potongan lirik di atas, Lila lan legawa kanggo mulyaning negara (Rifqi Gozali)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan